-
Koordinat dan Geometri
Koordinat dan geometri saling terhubung melalui geometri analitik (atau geometri koordinat), yang memungkinkan kita untuk menerjemahkan bentuk-bentuk visual geometri ke dalam bahasa aljabar menggunakan sistem koordinat seperti Cartesius. Keduanya saling berkaitan melalui pemetaan posisi, visualisasi persamaan, perhitungan kuantitatif, dan pembuktian teorema. Sistem Koordinat Setelah panjang satuan dipilih, kita dapat merepresentasikan angka sebagai titik-titik pada sebuah… “baca selengkapnya”
-
Luas dan Penerapannya di Matematika
Kali ini kita akan mencoba membahas luas bidang geometri pada bidang datar. Dalam matematika, luas adalah konsep fundamental yang mengukur ukuran permukaan atau wilayah dua dimensi. Kita dapat membayangkannya sebagai jumlah ruang datar yang terdapat di dalam batas bentuk tertentu. Meskipun menghitung ukuran persegi panjang itu mudah, konsep luas menjadi dasar bagi beberapa bidang matematika… “baca selengkapnya”
-
Isometri
Dalam matematika, isometri adalah transformasi yang mempertahankan jarak antar ruang metrik, yang sering disebut gerakan kaku dalam geometri, karena memetakan suatu bangun ke posisi baru tanpa mengubah bentuk atau ukurannya. Sifat kuncinya adalah jarak antara dua titik setelah transformasi tetap sama dengan jarak sebelum transformasi. Beberapa Pemetaan Standar dari Bidang Datar Kita perlu mendefinisikan pengertian… “baca selengkapnya”
-
Jarak dan Sudut
Jarak Konsep jarak mungkin merupakan konsep paling mendasar yang berkaitan dengan bidang datar. Kita akan mengasumsikan sifat-sifat dasar jarak tanpa pembuktian. Kita menyatakan jarak antara titik P,QP, Q di bidang datar dengan d(P,Q)d(P, Q). Ini adalah bilangan atau angka yang memenuhi sifat-sifat berikut. “baca selengkapnya”
-
Logika dan Ekspresi Matematika
Kita selalu berusaha untuk mengingat dengan jelas apa yang kami asumsikan dan apa yang kita buktikan. Yang kita maksud dengan “bukti” adalah serangkaian pernyataan yang masing-masing diasumsikan, atau mengikuti dari pernyataan sebelumnya melalui aturan deduksi, yang itu sendiri diasumsikan. Aturan deduksi ini pada dasarnya adalah aturan akal sehat. Logika Matematika Kita menggunakan kalimat “Jika .… “baca selengkapnya”
